FACTA, REALITY AND STORY
Warna Warni Hidup. Dalam situs yang dipublikasikan untuk umum, semua hal adalah kejadian yang terjadi pada dan di sekitarnya baik yang terjadi pada rint maupun sekitarnya. Ini BUKAN diary atau sejenis buku harian. Blog ini bersifat rahasia tapi terbuka untuk umum/semua. Untuk menampilkan kisah sebelumnya, pada halaman bawah silakan pilih 'Posting lama'.
Translate
MUDIK 2013
Hari terakhir masuk kerja adalah hari sabtu masuk sif 3, ya terakhir kerja malah dapat jatah sift 3,, tapi tak apalah.
Sebelumnya sudah ada persiapan untuk bekal perjalanan mudiknya, ya sekedar beres2 baju dan keperluan lengkapnya,,
Langsung aku cabut untuk meluncur mudik, kali ini aku mudik ke kampung sendirian hanya berteman motor cb 150r kesayangan,, yang kuberi nama ‘CIGO’. Kali ini aku meluncur pagi hati, ya tepatnya sepulang kerja langsung meluncur sekitar pukul 9 pagi. Sebenarnya ngantuk seh tapi ya sudah lah gak apa apa,, karena memang waktu sangat mepet, dikala semua telah libur,, eh aku belum libur gitu.
Aku pacu si CIGO dengan kecepatan rata-rata 70 km/jam. Waw lumayan seh sedang, gak cepet2 amat tapi sedeng seh.
Ya perjalanan cukup lancar, gak terlalu macet, mungkin karena libur telat juga seh,, tapi tak masalah, ku pacu terus cigo dengan yakin,, karena tak ada teman Cuma sikuda besi.
Waktu sangat cepat berlalu,, ketika itu menempuh jalan kosong,, aku pacu cigo,, tembus 120km/jam,, itupun belum mentok,, karena mau tarik gas lagi sudah ada kendaraan di depan,, yah jadi gak tarik lagi deh.
Singkat cerita, aku tiap waktu sholat aku istirahat,, dhuhur, ashar, magrib,, Cuma isya yang aku sholat dirumah.
Waktu istirahat pun aku atur,, hanya mentok 30 menit setelah sholat.. yah karena biar bisa akurat untuk sampai.
Sampai dibumiayu aku disuruh mampir ketempat temanku,, ya aku mampir di sana sekitar 2 jam,,
Lanjut dari sana akupun meluncur lagi dengan sang cigo..
Waw sampai rumah jam 1.30 pagi,, langsung ke ketuk pintu rumah,, dan sang ibuku menyambut dengan senang campur sedih,, maklum anaknya seh hehhe.
Alhamdulillah semua lancar dengan tanpa kurang apapun,, ya dengan cigo doang
AKHIR YANG MENYAKITKAN
Waktu itu hujan
rintik-rintik,, sebut saja Sa... dia kirim pesan ke aku dan minta untuk antar
dia pulang, pulang ke rumahnya di jasinga bogor. Pas setelah subuh itu, aku
terima pesan darinya, karena aku sedang santai dan tidak ada kegiatan apapun,
aku bersedia antar dia pulang ke rumahnya.
Kupacu sepeda motorku
menuju tempat dia menunggu aku untuk berangkat , dia telah siap menunggu di
samping pom, aku tiba di sana sekitar jam 5.45 pagi. Karena kondisi tangki
motorku agak kurang berisi, sebelumnya aku isi terlebih dulu 50rb.
Kampiun meluncur ke tempat
rumahnya dia di jasinga, ya seperti biasa dia masih seperti sama tukang ojek,,
duduk jauh banget, bukan apa-apa Cuma bawa motor kurang nyaman karena di ujung
duduknya. Tak menjadi masalah karena niatku ingin antar dia pulang ke rumahnya,,
ya sekalian main ke rumah dia juga.
Perjalanan kami berdua
lancar,, tau nggak kenapa? Wah ternyata jalanan ke tempat dia benar-benar rusak
parah bin payah,, rusak seperti sungai hampir kering.. itu tidak Cuma sekali
saja rusaknya, ya tapi berkali-kali rusak, terkadang normal, kadang rusak
payah.
Semua berjalan lancar
walau motor sangat-sangat payah kotor,, itu tidak menurunkan nyali ku untuk main
ke rumahnya. Jalanan melewati jalanan yang begitu rusak dan sepi sekali,,
karena seperti hutan gunung.
Sampai di rumahnya
sekitar jam 8.30 pagi,, aku di sambut ibunya santi dengan senang hati,, kami
saling ngobrol. Dan ibunya bertanya puasa gak, aku jawab puasa bu,, ya jadi
sekedar ngobrol. Walau agak malu tapi yang penting sopan.
Belum lama kami
sampai,, eh si santi minta jalan-jalan sama ponakan yang masih imut-imut itu,
oke kampiun keliling kota jasinga bareng sama ponakan,, dengan canda tawa
riang. . wah tak terasa sangat jauh dan aku mulai lelah setelah sampai di pasar
sekitar 35km dari rumah santi tadi.
Saat mau masuk pasar,,
mbaknya santi bilang “tuh masnya ngantuk san,, capek dia baru nyampe langsung
main,, belum istirahat tadi”. Santipun bilang ke aku “ capek ya? Ya ayuk
pulang,,” dengan mungkin agak kecewa karena gak jadi kepasar,, sementara
ponakan sama mbaknya. Kami pulang lagi menuju rumah santi lagi.
Sampai dirumah,, aku
istirahat dan tertidur karena benar benar capek,, sekitar jam 1-4 siang aku
istirahat.
Setelah itu aku sholat
ashar dan nyantai sejenak,, santi ajak aku buat jalan-jalan sama ponakan lagi,,
tapi kali ini aku sudah segar dan semangat. Oke kami menuju danau sambil
ngabuburit dengan ponakan sampai menjelang sore magrib.
Hampir buka puasa kami
pulang,, sampai dirumah wah ibunya santi sudah repot-repot siapin buat aku buka
puasa. Kami buka puasa..
Setelah semua selasai
,, sholat magrib .. dan setelah itu kami pulang ke Tangerang. Aku pamit dengan
semua orang yang ada disitu terutama ibu n bapaknya santi.
Yah kami pulang menuju
Tangerang,, tapi di sini santi agak beda,, dia jadi agak diem terus,, beda
dengan waktu berangkat. Tapi gak masalah buat aku.
Sampai sekarang aku
tak ada kabar dari dia sejak aku main dirumah dia, sms gak pernah dijawab,,
sampai aku isi pulsa juga tak di jawab. Aku
pun telepon dia,, eh malah jawaban dia sinis banget. Ya sudah aku Cuma bisa jor
klowor.. alias bdo amt. Sampai sekarang tak ada komunikasi dengannya,, entah
aku salah apa,,
Tinggal cerita tentangnya
Beberapa waktu berlalu,, aku punya teman dia sebut saja CHI,, kenal akrab dan ketemu,, dan dekat. Seiring waktu berjalan dia tau isi hatiku,, dia juga bingung tidak/belum putusin pacarnya yang jauh di sana.. ya istilahnya dia terima aku tapi belum sepenuhnya,, akupun senang banget rasanya. Masih ingat dia bilang suruh jalani saja hubungan ini, diapun sedia serius sama aku,,
Waktu berganti waktu,, ternyata temanku sebut saja Roberto B,, suka dia juga,, wah aku yang tak enak sama temanku itu.. karena ternyata dia kenal dahulu sama Chi itu,, sempat cerita juga tapi tak detail semua.. waduh hubungan aku dan Chi,, si B tau,, dia marah/sebel sama aku,, aku juga jelasin ke B,, tapi dia masih ngambek ke aku,, karena katanya aku teman makan teman,, tapi Kan dia juga belum pacar CHI sudah main marah saja.
Aku jelaskan sama CHI juga,, wah ternyata ya kenal B,,sebelum kenal aku katanya. Ya kami tetap jalani hubungan ini,,
Hari berganti hari , dia mulai berubah sikap, aku merasa dia seakan menghindar dari aku , tak seperti biasa dan tak seperti sebelumya. Aku tanya sikap dia berubah kenapa,,dia tak mau jelaskan kenapa berubah,, malah katanya mungkin Cuma perasaanku saja.
Aku mulai merasa aneh dengan sikap dia,, tak tau dari mana,, tak mau tuduh,, apa dia berubah dari pacarnya yang di kampung atau dari B,, aku tak tau,, yang jelas dia menghindariku seperti itu.
Ya sudah karena aku lelaki sejati untuk memilih,, aku pilih jauhi dia. Dia juga minta maaf,, atas sikap dia,, kata dia pacar yang jauh di kampung masih sayang g g g g g g ,, dan sama sama sayang, ya harus aku relakan dia bukan untuk aku.
Tapi rasa ini masih ada waktu itu buat dia,, aku minta tetap teman saja,, dia berkeberatan dan tidak mau,, tetap suruh aku cari cewek lain,, walau aku teman sama dia dia tak mau aku dekat dia.. ya tuhan dulu yang katanya sayang sama aku,, kini sikap dia begitu,, sakit,,
Tapi ya sudah aku tak mau ganggu kehidupan dia,, karena dia yang minta. Terbukti aku kirim pesan saja sudah tak di balas lagi
Mana janji manismu dulu mau serius ke aku,,, kini sikapmu seperti itu..
Sekarang tinggal cerita tentang mu CHI,,,ternyata km dah da y pnya,, bahkan mau tunangan,,
aku pasti bisa lupakanmu. Berulang kali kau menyakiti, Berulang kali kau khianati, Sakit ini coba pahami, Ku punya hati bukan tuk disakiti. Ku akui sungguh beratnya, Meninggalkanmu yang dulu pernah ada, Namun harus aku lakukan, Karena ku tahu ini yang terbaik. Ku harus pergi meninggalkan kamu,,tapi walau begitu kamu tetap temanku chi,,mungkin suatu saat kita tetap bisa bersama walau teman..juga
Nasehat Dan Bahaya Utang tidak lunas
kali ini agar terjadi keseimbangan hidup, aku akan menjelaskan beberapa hal mengenai bahaya orang yang enggan atau tidak melunasi hutangnya. Semoga bermanfaat.,
Keutamaan Orang yang Terbebas dari Hutang
Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya & dia terbebas dari tiga hal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat), & [3] hutang, maka dia akan masuk surga.” (HR. Ibnu Majah no. 2412. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini shohih). Ibnu Majah membawakan hadis ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”
Mati Dalam Keadaan Masih Membawa Hutang, Kebaikannya Sebagai Ganti
Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tak ada lagi dinar & dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini shohih). Ibnu Majah juga membawakan hadis ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”
Itulah keadaan orang yang mati dalam keadaan masih membawa hutang & belum juga dilunasi, maka untuk membayarnya akan diambil dari pahala kebaikannya. Itulah yang terjadi ketika hari kiamat karena di sana tak ada lagi dinar & dirham untuk melunasi hutang tersebut.
Urusan Orang yang berhutang Masih Menggantung
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan hutangnya hingga dia melunasinya.” (HR. Tirmidzi no. 1078. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini shohih sebagaiman Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi)
Al ‘Iroqiy mengatakan, “Urusannya masih menggantung, tak ada hukuman baginya yaitu tak bisa ditentukan apakah dia selamat ataukah binasa, sampai dilihat bahwa hutangnya tersebut lunas atau tidak.” (Tuhfatul Ahwadzi, 3/142)
Orang yang Berniat Tidak Mau Melunasi Hutang Akan Dihukum Sebagai Pencuri
Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Siapa saja yang berhutang lalu berniat tak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” (HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini hasan shohih)
Al Munawi mengatakan, “Orang seperti ini akan dikumpulkan bersama golongan pencuri & akan diberi balasan sebagaimana mereka.” (Faidul Qodir, 3/181)
Ibnu Majah membawakan hadits di atas pada Bab “Barangsiapa berhutang & berniat tak ingin melunasinya.”
Ibnu Majah juga membawakan riwayat lainnya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Barangsiapa yang mengambil harta manusia, dgn niat ingin menghancurkannya, maka Allah juga akan menghancurkan dirinya.” (HR. Bukhari no. 18 & Ibnu Majah no. 2411). Di antara maksud hadits ini adalah barangsiapa yang mengambil harta manusia melalui jalan hutang, lalu dia berniat tak ingin mengembalikan hutang tersebut, maka Allah pun akan menghancurkannya. Ya Allah, lindungilah kami dari banyak berhutang & enggan utk melunasinya.
Masih Ada Hutang, Enggan Disholati
Dari Salamah bin Al Akwa’ radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:
Kami duduk di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu didatangkanlah satu jenazah. Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak.” Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyolati jenazah tersebut.
Kemudian didatangkanlah jenazah lainnya. Lalu para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah shalatkanlah dia!” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Iya.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Ada, sebanyak 3 dinar.” Lalu beliau mensholati jenazah tersebut.
Kemudian didatangkan lagi jenazah ketiga, lalu para sahabat berkata, “Shalatkanlah dia!” Beliau bertanya, “Apakah dia meningalkan sesuatu?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka menjawab, “Ada tiga dinar.” Beliau berkata, “Shalatkanlah sahabat kalian ini.” Lantas Abu Qotadah berkata, “Wahai Rasulullah, shalatkanlah dia. Biar aku saja yang menanggung hutangnya.” Kemudian beliau pun menyolatinya.” (HR. Bukhari no. 2289)
Dosa Hutang Tidak Akan Terampuni Walaupun Mati Syahid
Dari ‘Abdillah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886)
Oleh karena itu, seseorang hendaknya berpikir: “Mampukah saya melunasi hutang tersebut & mendesakkah saya berhutang?” Karena ingatlah hutang pada manusia tak bisa dilunasi hanya dgn istighfar.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Sering Berlindung dari Berhutang Ketika Shalat
Bukhari membawakan dlm kitab shohihnya pada Bab “Siapa yang berlindung dari hutang”. Lalu beliau rahimahullah membawakan hadits dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdo’a di akhir shalat (sebelum salam): ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL MA’TSAMI WAL MAGHROM (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa & banyak utang).”
Lalu ada yang berkata kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kenapa engkau sering meminta perlindungan adalah dalam masalah hutang?” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.” (HR. Bukhari no. 2397)
Al Muhallab mengatakan, “Dalam hadits ini terdapat dalil tentang wajibnya memotong segala perantara yang menuju pada kemungkaran. Yang menunjukkan hal ini adalah do’a Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berlindung dari hutang & hutang sendiri dapat mengantarkan pada dusta.” (Syarh Ibnu Baththol, 12/37)
Adapun hutang yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung darinya adalah tiga bentuk hutang:
Hutang yang dibelanjakan utk hal-hal yang dilarang oleh Allah & dia tak memiliki jalan keluar utk melunasi hutang tersebut.
Berhutang bukan pada hal yang terlarang, namun dia tak memiliki cara utk melunasinya. Orang seperti ini sama saja menghancurkan harta saudaranya.
Berhutang namun dia berniat tak akan melunasinya. Orang seperti ini berarti telah bermaksiat kepada Rabbnya. Orang-orang semacam inilah yang apabila berhutang lalu berjanji ingin melunasinya, namun dia mengingkari janji tersebut. Dan orang-orang semacam inilah yang ketika berkata akan berdusta.
“Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang ingin melunasi hutangnya) sampai dia melunasi hutang tersebut selama hutang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 2400. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)
Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dlm membayar hutang. Ketika dia mampu, dia langsung melunasinya atau melunasi sebagiannya jika dia tak mampu melunasi seluruhnya.
Beli CB 150R
ya tepatnya beberapa hari lalu aku pulang dengan membawa supra x 125r aku lama,, dengan bermodal niat dan doa,, aku pulang pake mtor ku tersebut, perjalanan alhamdulilah lancar,, tak ada kendala apapun,, ya sesampai disana jam 5 sore,,, sedang dari tangerang jam 5 pagi.... atau lebih tepatnya 12jam perjalanan,, dengan kecepatan rata2,, 90km/jam begitulah.
sesampainya di kampung kebumen tercinta,, langsung kangen sama orang tuaku .. mereka juga sama,, nah di hari kemudian aku bersama mereka,,ke dealer buat ngambil alias beli motor baru,,, ya.. pilihan aku jatuh pada HONDA CB 150R,, dan warna putih merah... tadinya seh ingin warna merah,, tapi warna merah tak ada,,, jadi ya sudah deh tak apa.. hhmmm mantaplah pokoknya.
setelah itu tanda tangan berkas ini itu buat melengkapi berkas stnk dan lainnya..
semua beres n pulang.
waw mantap bro honda 1 ini,,
ya begitu semua kelar dikampung,, akhirnya aku balik lagi ke tangerang,,, tapi kali ini motor aku tinggal dikampung karena stnk belom keluar seh,,,
motor supra pun aku tinggal dengan maksud tuk mereka dipakai.
aku ke kota pakai bus... yah berangkat sore nyampe sini pg harinya.. hmm oh ya,, tp pas di kampung badan aku rasanya meriang.. tapi sengaja aku tak memberi tau mereka,,karena tak mau tambah pikiran mereka..
aku pun seminggu tanpa motor disini,,
Langganan:
Postingan (Atom)

